Konflik Dua Desa di Halteng Mereda, Wagub: Kebutuhan Warga Disiapkan
CARITA KOTA – Pemerintah Provinsi Maluku Utara turut memprioritaskan penanganan konflik sosial di Kabupaten Halmahera Tengah yang menyebabkan ratusan warga mengungsi.
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan bahwa konflik yang terjadi di Desa Banemo dan Desa Sibenpopo kini mulai kondusif setelah dilakukan peninjauan langsung di lokasi.
Data sementara mencatat sekitar 83 rumah terbakar dan 500 warga terpaksa mengungsi akibat insiden tersebut.
“Kami telah memerintahkan OPD terkait untuk segera memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, terutama bahan pangan bagi warga yang kehilangan harta benda,” kata Sarbin pada Minggu 5 April 2026.
Pemerintah daerah juga mengajak tokoh agama dan masyarakat untuk berperan aktif meredam isu serta menjaga situasi tetap kondusif, sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.
Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa mekanisme perbaikan rumah warga terdampak, baik akibat bencana alam maupun konflik sosial, akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam masa tanggap darurat yang berlangsung bersamaan dengan hari libur nasional.***







Tinggalkan Balasan