Wagub Malut Pimpin Rakor Gempa, Data Sementara 99 Rumah Rusak Berat
CARITA KOTA – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, memimpin rapat koordinasi penanganan darurat gempa bumi magnitudo 7,6 di Bandara Baabullah, Ternate, Minggu 5 April 2026. Pemerintah daerah menegaskan langkah cepat dan terintegrasi dalam menangani dampak bencana yang meluas di wilayah Maluku Utara.
Rapat yang dihadiri Direktur Penanganan Wilayah I Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Riyanto, serta unsur Forkopimda ini memaparkan bahwa gempa pada 2 April berdampak pada empat kabupaten dan dua kota, meliputi 27 kecamatan dan 46 desa/kelurahan.
Wilayah terdampak mencakup Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan, serta Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, dan Kabupaten Halmahera Selatan.
Data sementara menunjukkan tidak ada korban meninggal dunia, sementara satu orang mengalami luka ringan. Sekitar 2.000 jiwa terdampak, dengan 1.107 jiwa atau 113 kepala keluarga masih mengungsi.
Kerusakan tercatat pada 99 rumah rusak berat, 66 rusak sedang, dan 139 rusak ringan. Selain itu, sejumlah fasilitas umum turut terdampak, termasuk rumah ibadah, sarana pendidikan, dan infrastruktur publik.
“Pemerintah provinsi dan Kota Ternate telah membentuk posko serta menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak seperti Batang Dua. Kami berharap dukungan maksimal dari pemerintah pusat,” ujar Sarbin.
BNPB menyatakan kesiapan mendukung masa tanggap darurat, dengan fokus distribusi logistik ke wilayah kepulauan terluar seperti Pulau Mayau dan Tifure. Dukungan juga mencakup pengerahan kapal SAR serta layanan trauma healing bagi warga terdampak.***







Tinggalkan Balasan