Kunker ke Pulau Ternate, Tauhid sebut Sampah, PJU dan Air Bersih Jadi Atensi
CARITA KOTA – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menyebutkan masalah sampah, penerangan jalan umum (PJU), dan air bersih menjadi atensi yang harus dituntaskan.
Hal tersebut disampaikan Tauhid Soleman dalam Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Pulau Ternate, Selasa, 22 September 2026. Menurutnya, kunjungannya juga dalam rangka memastikan semua kegiatan yang dianggarkan pada tahun 2026 bisa terlaksana dengan baik.
“Jadi saya ingin mengecek memastikan agar semua kegiatan yang dianggarkan di 2026 itu bisa terlaksana dengan baik di wilayah Kecamatan Pulau Ternate,” kata Wali Kota Tauhid kepada Carita Kota.
Tauhid juga mengatakan, bahwa misi kunjungan di Kecamatan Pulau Ternate masih sama seperti dilakukan di Kecamatan Ternate Tengah, Utara, dan Selatan, terhadap progres program yang dilakukan setiap kelurahan dan kecamatan pada triwulan ketiga.
“Jadi kunjungan di Kecamatan Pulau Ternate itu misinya sama dengan kunjungan di Kecamatan Ternate Tengah, Utara, maupun Selatan. Jadi kita selain mengecek terkait dengan berbagai program, karena tahun ini kita sudah berada pada posisi triwulan III akhir memasuki triwulan keempat,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, Wali Kota Tauhid mengatakan, diskusi terkait masalah sampah, penerangan jalan, dan air bersih menjadi problem yang harus dituntas Pemerintah Kota Ternate.
Tauhid menegaskan, penyelesaian ketiga masalah tersebut tidak hanya menyasar pusat kota, yakni meliputi Ternate Tengah, Utara, dan Selatan. Tetapi merata hingga ke Kecamatan Pulau Ternate.
“Kita juga tadi berdiskusi terkait dengan masalah sampah, penerangan jalan, dan air bersih. Saya pikir itu menjadi problem Kota Ternate yang harus kita tuntaskan, tidak hanya di pusat kota saja, apakah itu di Kecamatan Ternate Tengah, Ternate Utara maupun Ternate Selatan, tapi juga mengarah sampai ke daerah Kecamatan Pulau Ternate,” jelasnya.
Tauhid mendorong agar setiap kelurahan menyediakan bank sampah, termasuk mengaktifkan kembali bank sampah yang sudah tidak lagi beroperasi. Hal tersebut didorong guna menghindari aktivitas warga membuang sampah sembarangan.
“Kita dorong untuk bank sampah itu harus dihidupkan. Tadi kita coba testimoni satu persatu di beberapa kelurahan di wilayah Pulau Ternate. Ada yang aktif, ada yang tidak aktif, dan ada yang belum ada. Berarti yang belum ada diadakan, yang tidak aktif diaktifkan lagi. Tambah lagi peran untuk tetap bekerja sama dengan tim penggerak PKK supaya itu bisa hidup,” tegasnya.
Selain ketiga masalah tersebut, Wali Kota Ternate juga menyebutkan, masalah terkait tata ruang yang dinilai masuk kawasan hutan akan kembali diperbaiki.
“Dan insha Allah kita tuntaskan, apakah itu penerangan jalan, kemudian permasalahan terkait dengan kawasan yang masuk dalam wilayah kehutanan juga tadi disampaikan, karena itu juga berkaitan dengan tata ruang kita. Tetap itu menjadi catatan bagi Pemerintah Daerah, kita tetap usulkan untuk ditinjau,” pungkasnya.***





Tinggalkan Balasan