CARITA KOTA – Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Maluku Utara menggelar agenda Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Maluku Utara Periode 2024-2029 di Gedung Dhuafa Center, Kota Ternate, Selasa malam, 4 Agustus 2026.

Agenda tersebut dihadiri Ketua Umum DPP PAN yang juga Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN sekaligus Anggota DPR RI Eko Patrio, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Anggota DPR RI Verrell Bramasta, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, serta sejumlah kepala daerah kabupaten/kota di Maluku Utara.

Ketua DPW PAN Maluku Utara, Kasman Hi. Ahmad, mengatakan kepengurusan periode 2024–2029 akan memprioritaskan penguatan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat ranting di desa. Menurutnya, desa merupakan basis utama kekuatan politik yang harus terus diperkuat melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.

“Yang pertama adalah konsolidasi partai dari tingkat provinsi sampai ranting di desa. Kekuatan politik itu basisnya ada di desa, sehingga kader PAN harus lebih banyak turun ke desa dan hadir bersama masyarakat,” ujar Kasman.

Selain memperkuat struktur organisasi, PAN Maluku Utara juga akan berupaya mendekatkan partai dengan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Ia menegaskan, slogan Kerja Nyata Bantu Rakyat akan diwujudkan melalui pemanfaatan posisi kader PAN di lembaga legislatif maupun pemerintahan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Kasman juga menargetkan PAN Maluku Utara menjadi partai yang modern, profesional, dan berbasis data dalam mengelola organisasi.

“Partai tidak bisa lagi dikelola secara apa adanya. Masyarakat sudah melihat partai sebagai kekuatan politik yang nyata. Karena itu, pengelolaan organisasi harus profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Di bidang politik elektoral, DPW PAN Maluku Utara memasang target memperkuat keterwakilan di DPRD Provinsi. Dari lima daerah pemilihan (dapil), PAN masih belum memiliki kursi di dua dapil. Kepengurusan baru menargetkan seluruh dapil dapat terisi pada Pemilu 2029.

Kasman juga optimistis PAN memiliki peluang besar menghadapi kontestasi politik mendatang, termasuk pemilihan kepala daerah. Sebagai partai pemenang pemilu secara nasional, ia ingin lebih banyak kader PAN tampil sebagai calon kepala daerah di Maluku Utara.

“Saat ini dari 10 kabupaten/kota baru saya sendiri yang menjabat sebagai kepala daerah, yakni Wakil Bupati sekaligus Ketua DPW PAN. Ke depan kami ingin mendorong kader-kader terbaik PAN di setiap daerah agar bisa maju dan memimpin daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, dalam pidatonya menegaskan target besar partai pada Pemilu 2029, yakni masuk dalam tiga besar partai politik nasional sekaligus memperbesar keterwakilan kader PAN di pemerintahan.

Menurut Zulkifli, target tersebut bukan sekadar ambisi politik, melainkan sasaran yang realistis apabila seluruh kader bekerja secara solid dan terus menjaga kedekatan dengan masyarakat.

“Mungkin ada yang belum yakin. Nanti kita lihat saja. Tahun 2029 kita buktikan bahwa PAN bisa menjadi partai tiga besar di Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menilai konsistensi PAN berada dalam pemerintahan selama beberapa periode tidak terlepas dari kesamaan visi perjuangan dengan Presiden dalam membangun Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli menjelaskan filosofi lambang matahari yang menjadi identitas PAN. Menurutnya, matahari memberikan cahaya kepada siapa saja tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Karena itu, PAN disebut sebagai rumah bersama bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat membangun bangsa, baik yang berasal dari kalangan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, nasionalis, maupun pemeluk agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan agama lainnya.

Ia menambahkan, landasan perjuangan PAN adalah nilai rahmatan lil alamin, yakni menjadi rahmat bagi seluruh alam. Nilai tersebut tidak hanya diwujudkan melalui hubungan antarsesama manusia, tetapi juga dalam menjaga kelestarian lingkungan, hutan, laut, sungai, serta kehidupan satwa.

“Bagi PAN, nilai rahmatan lil alamin lebih luas daripada sekadar toleransi. Kita ingin menjadi rahmat bagi seluruh alam melalui kerja-kerja yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Zulkifli Hasan menginstruksikan seluruh kader PAN di Maluku Utara agar membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin bergabung dan berkontribusi membangun bangsa.

“Oleh karena itu, praktek kader-kader ke depan di seluruh Maluku Utara, siapapun kita tangkap, kasih karpet biru yakni berbuat baik. Yang mau berbuat baik ayo kita sama-sama, kita urus partai, kita urus rakyat, kita bantu rakyat untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.***