Rakorda BPBD Malut Sepakati Sejumlah Langkah Strategis Hadapi Bencana
CARITA KOTA – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Maluku Utara Tahun 2026 resmi ditutup setelah menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di daerah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Agustus 2026, di Ballroom Marahai Park, Kabupaten Halmahera Utara, diikuti 70 peserta dari BPBD kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Rekomendasi yang disepakati meliputi penguatan kesiapsiagaan daerah, peningkatan kapasitas kelembagaan BPBD, optimalisasi sistem komando penanganan darurat, serta perluasan upaya pengurangan risiko bencana di seluruh wilayah Maluku Utara.
Kepala BPBD Provinsi Maluku Utara, Fehby Alting, mengatakan keberhasilan Rakorda merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara sebagai tuan rumah.
“Keberhasilan Rakorda ini merupakan hasil kerja bersama. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, khususnya Kepala Pelaksana BPBD Bapak Hentje H. beserta seluruh jajaran, yang telah memberikan dukungan dan fasilitasi terbaik sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses,” kata Fehby saat menutup Rakorda, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia menilai semangat kolaborasi yang ditunjukkan BPBD Kabupaten Halmahera Utara mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang semakin tangguh di Maluku Utara.
Sementara itu, koordinator pelaksanaan Rakorda, Risval Tri Budiyanto menyampaikan apresiasi kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Hentje H, beserta seluruh jajaran atas dukungan sejak tahap persiapan hingga berakhirnya kegiatan.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, seluruh BPBD kabupaten/kota, BNPB, para narasumber, TNI, Polri, instansi vertikal, relawan kebencanaan, media massa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Rakorda,” ucapnya
Risval menegaskan, melalui Rakorda tersebut, BPBD se-Maluku Utara berkomitmen memperkuat sinergi antar daerah guna mewujudkan tata kelola penanggulangan bencana yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.***





Tinggalkan Balasan