CARITA KOTA – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Lelei (IPPML) mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan untuk serius dan cepat menangani masalah bencana alam abrasi pantai yang terus menghantam rumah warga hingga bahu jalan umum.

Hingga saat ini respons pemerintah terkesan lambat dan tampak kerusakan pada bahu jalan yang belum ada penanganan sama sekali akibat abrasi terus-menerus di Desa Lelei.

Ketua Umum IPPML, Akbar Ramadani Ardi kepada media ini menyatakan, kejadian abrasi pantai terus dan berulang kali ini terjadi hingga mencemaskan warga yang tinggal dekat pantai ketika cuaca ekstrem.

“Tak hanya itu, kejadian abrasi pantai juga telah merusak sebagian rumah warga, termasuk merusak akses bahu jalan umum,” terang Akbar saat dikonfirmasi media ini, Rabu 1 April 2026.

Dia menegaskan, jika masalah abrasi ini tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah, dipastikan beberapa rumah warga selanjutnya akan menjadi korban.

“Pemerintah harus lihai dan responsif terhadap masalah yang tengah dihadapi masyarakat. Ini adalah masalah urgensi yang patut dikedepankan. Pemerintah Kabupaten dan khususnya Pemerintah Desa tidak boleh menutup mata,” tegas mahasiswa Antropologi Sosial itu.

Akbar meminta pemerintah kabupaten untuk segera mengambil langkah percepat penanganan abrasi pantai yang terjadi di Desa Lelei. “Ini agar supaya janji bupati tidak hanya sebatas narasi indah kepada masyarakat di Desa Lelei, namun adalah wujud implementasi dari pemimpin yang amanah,” bebernya.

“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten yang juga sudah bersikap dan memberikan harapan kepada masyarakat (Desa Lelei), untuk segera mengatasi masalah ini dengan langkah cepat dan tepat, tidak mengulur waktu, guna masyarakat bisa hidup tenang dan tentram,” pungkasnya.***