Baznas Kota Ternate Serahkan Bantuan Bagi 19 Warga Terdampak Bencana
CARITA KOTA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate menyerahkan bantuan kepada 19 warga yang terdampak bencana di Kota Ternate.
Kepala Baznas Kota Ternate, H. Adam Ma’rus mengatakan, mengingat daerah Kota Ternate adalah daerah rawan bencana, sehingga secara syariat Islam kami mengambil langkah untuk memberikan bantuan kepada korban yang terdampak.
“Total korban penerima bantuan itu sebanyak 19 Kepala Keluarga (KK), yang terdapat di enam kecamatan, terdiri dari Kecamatan Ternate Tengah, Ternate Utara, Ternate Selatan, Pulau Ternate, Ternate Barat, dan Moti,” kata Amir saat konferensi pers, di depan Kantor Wali Kota lama, Kamis, 9 April 2026.
Amir mengatakan, untuk penyerahan bantuan hari ini, telah diserahkan kepada mereka penerima manfaat, meliputi satu rumah warga yang rusak berat, enam yang rusak sedang, dan dua belas yang rusak ringan.
“Dana yang dikucurkan sekitar Rp30 juta sekian. Untuk rumah warga yang rusak ringan Rp1 juta, rusak sedang 2 juta, dan rusak berat 3 juta,” jelasnya.
Meski demikian, ia menuturkan, karena data tersebut terus bergerak, sehingga jumlah anggaran yang diperuntukkan belum dapat dipastikan.
“Insya Allah setelah ini jika ada lagi temuan, kita langsung eksekusi. Karena besik Baznas adalah survei, kalau ada laporan, tim kami langsung turun survei. Jadi survei hari itu, hari itu juga langsung dieksekusi,”
Menurut Amir tujuan Baznas adalah meringankan beban warga. “Semoga bantuan ini bermanfaat buat keluarga yang terdampak bencana alam,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, dalam kesempatan yang sama mengatakan, keberadaan Baznas memang sudah diinstruksikan untuk memberikan manfaat secara langsung bagi mereka yang wajib menerima manfaat.
“Jadi Baznas tetap secara rutin menyampaikan hasil dari zakat tersebut, infak, maupun sedekah kepada para asnaf,” ujarnya.
Dikatakan, peran dan keberadaan Baznas sangat membantu para korban yang mengalami bencana, baik bencana alam, kebakaran atau bencana sosial lainnya.
Meskipun, kata Wali Kota, keberadaan Baznas ini merupakan hasil perkumpulan dari zakat, infak, maupun sedekah, namun warga kita yang di Batang Dua tetap mendapatkan manfaat dari perkumpulan dana tersebut.***






Tinggalkan Balasan