Hadiri di Musda Golkar Malut, Sherly Singgung DBH dan Hirilisasi
CARITA KOTA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyampaikan sejumlah pesan penting saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Partai Golongan Karya (Golkar) Maluku Utara di Bela Hotel, Minggu 12 April 2026.
Dalam forum tersebut, Sherly menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama jajaran pengurus pusat dan daerah yang hadir.
Pada kesempatan itu, Sherly mengungkapkan bahwa Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi hingga 34 persen. Namun, capaian tersebut dinilai belum dirasakan merata oleh masyarakat.
Ia menilai, meskipun Maluku Utara memiliki sumber daya alam yang melimpah, kesejahteraan masyarakat belum sepenuhnya terwujud.
Selain itu, Sherly juga menyoroti adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat, terutama pada Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Ia menyebut, total pemangkasan anggaran di 10 kabupaten/kota dan Provinsi Maluku Utara mencapai Rp3,5 triliun.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada pelaksanaan program pembangunan, khususnya infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang masih sangat dibutuhkan di wilayah Maluku Utara.
“Oleh karena itu, kami berharap pada 2027 mendatang, DBH tidak lagi mengalami pemotongan,” ujar Sherly.
Sherly juga menyoroti potensi pengurangan tenaga kerja di sejumlah kawasan industri. Ia menilai, perlu adanya solusi melalui penguatan hilirisasi industri.
Ia berharap pemerintah pusat dapat mendorong kebijakan yang mewajibkan pengembangan industri turunan dari feronikel, seperti pembangunan pabrik stainless steel, guna membuka lebih banyak lapangan kerja di Maluku Utara.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dan kolaborasi sebagai mitra strategis agar Maluku Utara bisa benar-benar sejahtera,” tandasnya.***







Tinggalkan Balasan