CARITA KOTA – Ruas jalan sepanjang 2000 km yang belum dikerjakan jadi salah satu fokus pembahasan dalam Musrenbang RKPD Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Kamis 7 Mei 2026. 

Seusai Musrenbang, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kepada awak media mengatakan, Musrenbang RKPD 2027 ini merupakan pertemuan antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota untuk mensinkronnisasi program kerja. 

Kata Gubernur, salah satu yang menjadi fokus pembahasan adalah ruas jalan yang belum tuntas dikerjakan. Baik ruas jalan dibawah kewenangan Pemprov Malut dan Pemda Kabupaten/Kota. 

Setelah pembahasan, teridentifikasi secara keseluruhan ruas jalan di Maluku Utara yang masih perlu dikerjakan mencapai 2000 km. 

“Kita duduk bersama berapa ruas provinsi yang belum selesai dan berapa ruas kabupaten/kota yang belum selesai, total kita dapat seluruh ruas jalan yang belum selesai ada sekitar 2000 km,” ujarnya. 

Ruas jalan tersebut kemudian dibagi untuk dikerjakan oleh Pemprov Malut dan dikerjakan pemda kabupaten/kota. 

Selain dibagi untuk dikerjakan masing-masing pemda kata Sherly, terdapat juga ruas yang nantinya dibantu melalui dana CSR, maupun APBN. 

Sherly menambahkan, terdapat juga persoalan pelabuhan yang tidak bisa  dibangun melalui Kemennterian Perhubungan. 

“Ada pelabuhan yang bisa dibangun Kementerian Perhubungan tetapi terkendala pelabuhan-pelabuhan tersebut mesih menjadi aset daerah, harus dihibah ke Kementerian Perhubungan. Tadi sudah koordinasi dengan kepala-kepala daerahnya supaya selesaikan administrasinya supaya bisa dibangun Kementerian Perhubungan,” pungkasnya.***