Kelangkaan Minyak Kelapa Jadi Perhatian TPID Kota Ternate
CARITA KOTA – Pemerintah Kota Ternate melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperketat pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok di pasaran, menyusul mulai sulitnya minyak kelapa ditemukan di sejumlah lokasi.
Ketua TPID Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan pihaknya telah memerintahkan Bagian Ekonomi untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan distribusi minyak kelapa berjalan baik dan intervensi yang dilakukan pemerintah berjalan efektif.
“Minyak kelapa yang saat ini mulai sulit ditemukan menjadi perhatian kami. Saya sudah meminta Bagian Ekonomi turun langsung ke lapangan untuk memastikan sejauh mana intervensi yang dilakukan agar harga tetap terkendali dan tidak melonjak terlalu tinggi,” kata Rizal, Rabu 17 Juni 2026.
Menurut Rizal, kelangkaan sejumlah komoditas yang terjadi saat ini lebih disebabkan oleh keterbatasan stok. Karena itu, pemerintah terus berupaya mendorong distributor menambah pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Ia menegaskan, pengendalian inflasi merupakan tugas yang dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya saat terjadi kenaikan harga maupun kelangkaan barang di pasaran.
“TPID bekerja tidak harus menunggu inflasi terjadi, tidak harus menunggu stok barang di pasar berkurang, ataupun menunggu harga kebutuhan pokok naik. Kami terus bekerja setiap triwulan dan melakukan pemantauan fluktuasi harga sembako setiap minggu melalui Bagian Ekonomi,” ujarnya.
Rizal menjelaskan, hasil pemantauan harga dan pasokan kebutuhan pokok yang dilakukan secara rutin akan dilaporkan kepada TPID untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait, distributor, maupun penyalur barang.
Selain itu, Pemkot Ternate juga terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk melakukan berbagai bentuk intervensi pasar guna menekan potensi kenaikan harga komoditas strategis.
“Untuk mengendalikan harga, kami terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia agar bersama-sama melakukan intervensi pasar sehingga tidak terjadi lonjakan harga pada sejumlah bahan pokok. Jika ditemukan praktik yang merugikan masyarakat di lapangan, tentu akan ada langkah tegas yang diambil,” tegasnya.
Rizal berharap ketersediaan stok bahan pokok di pasaran dapat segera bertambah sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap stabil.
“Kami berharap stok bisa segera bertambah sehingga kebutuhan masyarakat terhadap sembako dapat terpenuhi dengan baik dan harga tetap stabil,” pungkasnya.***






Tinggalkan Balasan