CARITA KOTA – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada malam hari untuk mempermudah pengangkutan petugas dan mengurangi penumpukan sampah di lingkungan permukiman. Rabu 24 Juni 2026.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Ternate, Asmal Lahiaro, Selasa, 23 Juni 2026. Menurut dia, pengaturan waktu pembuangan sampah pada malam hari akan memudahkan proses pengangkutan oleh petugas di masing-masing kelurahan.

“Kami akan maksimalkan pengangkutan sampah, cuma waktunya yang bergeser. Contohnya, tumpukan sampah jam 8 atau jam 9 selesai, kami akan layani hari ini, tapi jamnya tidak bisa dipastikan,” kata Asmal.

Ia menjelaskan, tumpukan sampah di kelurahan tetap diangkut setiap hari karena yang menjadi prioritas adalah sampah rumah tangga. Sampah yang telah ditempatkan masyarakat di tempat penampungan sementara (TPS) maupun di depan rumah akan tetap dilayani petugas pengangkut.

“Kalau sesuai regulasinya, sampah yang sudah disediakan masyarakat berupa di TPS atau yang mereka tampung di depan rumah itu akan kami angkut,” ujarnya.

Meski demikian, Asmal mengakui kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah masih perlu ditingkatkan. Karena itu, DLH terus mengingatkan warga agar membuang sampah pada malam hari sehingga setelah proses pengangkutan selesai tidak ada lagi sampah baru yang menumpuk.

“Makanya kami imbau masyarakat buang sampah di malam hari. Tujuannya itu setiap hari pengangkutan selesai, tidak ada lagi sampah baru. Tapi realitanya tetap ada juga,” terangnya.

Selain mengoptimalkan pengangkutan, DLH juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Upaya tersebut dibarengi dengan distribusi sekitar 100 unit kendaraan roda tiga atau kaisar ke masing-masing kelurahan untuk mendukung pengangkutan sampah.

“Selain sosialisasi, kami juga telah memberikan sekitar 100 unit kaisar yang didistribusikan di masing-masing kelurahan. Itu pun karena kurang kontrol dari kelurahan terjadilah penumpukan sampah,” beber Asmal.

Ia menegaskan, DLH akan terus berupaya maksimal menangani persoalan sampah di Kota Ternate. Menurutnya, pemerintah tidak bisa tinggal diam karena persoalan sampah sangat berkaitan dengan perilaku masyarakat dan kebersihan lingkungan kota.***