Minim PJU, Sejumlah Ruas Jalan di Ternate Barat Gelap Gulita, Camat: Kawasan Wisata Rawan Ancaman Keamanan
CARITA KOTA – Ketersediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik di Kecamatan Ternate Barat masih menjadi persoalan. Minimnya penerangan di beberapa ruas jalan dinilai meningkatkan risiko gangguan keamanan dan aktivitas negatif pada malam hari.
Camat Ternate Barat, Hamid Muhammad, mengatakan kebutuhan PJU di wilayahnya sangat mendesak, terutama di kawasan wisata yang masih ramai dikunjungi masyarakat hingga malam hari.
“Untuk kebutuhan PJU itu sangat dibutuhkan, karena itu tempat wisata dan kenakalan sering terjadi saat pengendara lalu lalang di malam hari. Misalnya di daerah TPA, Batu Angus, malam-malam itu sangat rawan,” kata Hamid, Rabu 24 Juni 2026.
Menurut Hamid, belum meratanya penerangan jalan berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata pada malam hari. Kondisi gelap di sejumlah titik dikhawatirkan dapat memicu tindakan kriminal maupun aktivitas yang mengganggu ketertiban.
Ia menyebut kebutuhan pengadaan PJU perlu segera ditindaklanjuti, khususnya di titik-titik yang dianggap rawan di setiap kelurahan di Kecamatan Ternate Barat.
Hamid menjelaskan, kondisi penerangan di Kelurahan Takome relatif lebih baik karena menggunakan lampu tenaga surya yang berfungsi setiap malam. Namun, situasi berbeda terjadi di wilayah lain.
“Kalau di Takome itu karena pakai tenaga surya dia menyala setiap malam. Tapi yang lain, dari Kelurahan Kulaba sampai Togafo, hanya beberapa persen saja yang menyala,” ujarnya.
Terkait persoalan tersebut, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan. Namun, pemasangan PJU secara menyeluruh belum dapat dilakukan karena masih terkendala ketersediaan material.
“Kita maklumi dengan kondisi itu, mudah-mudahan semua stabil dan bisa terpasang,” pungkasnya.





Tinggalkan Balasan