CARITA KOTA – Polemik pembayaran jasa angkutan dump truk yang digunakan dalam pekerjaan PT Labrosco di Kabupaten Halmahera Barat mencuat setelah muncul tuntutan pembayaran dari sejumlah pemilik dumtruk. Menanggapi hal itu, PT Labrosco menyatakan proses pembayaran belum dapat diselesaikan karena masih terdapat perbedaan antara nilai tagihan yang diajukan dengan hasil opname atau pencocokan volume pekerjaan di lapangan. Perusahaan juga menegaskan tidak memiliki perjanjian kerja sama langsung dengan para pemilik dump truk.

 

Direktur Operasional PT Labrosco, Andito, mengatakan perusahaan tidak memiliki perjanjian kerja sama secara langsung dengan para pemilik dump truk. Menurutnya, kesepakatan yang terjadi merupakan perjanjian pribadi antara Musa Tuharea dan para pemilik dump truk.

 

“PT Labrosco tidak memiliki kontrak kerja sama langsung dengan pihak pemilik dump truk. Perjanjian tersebut merupakan kesepakatan pribadi antara saudara Musa Tuharea dengan pihak pemilik dump truk. PT Labrosco tidak terlibat dalam perjanjian tersebut,” kata Andito di Ternate, Rabu 15 Juli 2026.

 

Ia menjelaskan, PT Labrosco bersama Musa Tuharea dan pihak terkait telah melakukan opname atau pencocokan data di lapangan. Berdasarkan hasil tersebut, perusahaan menemukan adanya selisih antara nilai tagihan yang diajukan dengan realisasi angkutan.

 

Menurut Andito, hingga saat ini proses penyelesaian masih berlangsung karena belum tercapai kesepakatan mengenai hasil opname. “Apabila sudah ada kesepakatan sesuai hasil opname, maka PT Labrosco akan segera melunasi seluruh tagihan,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pencocokan data dilakukan agar pembayaran sesuai dengan pekerjaan yang telah dilaksanakan dan tidak merugikan pihak manapun. Perusahaan juga mengimbau agar kerja sama ke depan dilakukan melalui mekanisme resmi dengan PT Labrosco.

 

Selain itu, PT Labrosco menyatakan terbuka untuk bertemu dengan para pemilik dump truck guna membahas persoalan tersebut dan mencari penyelesaian bersama. Hingga proses tersebut selesai, perusahaan mengimbau para pemilik dump truk memastikan setiap kerja sama dilakukan secara resmi dengan pihak perusahaan.***