CARITA KOTA – Sebanyak 220 rumah warga dan enam unit gereja yang rusak akibat gempa di Pulau Batang Dua, Kota Ternate, akan segera direhabilitasi. DPRD Kota Ternate bersama Pemerintah Kota menjadwalkan kunjungan lapangan pada 30 April 2026 untuk memulai penanganan.

Anggota DPRD Kota Ternate, Tasman Balak, mengatakan rehabilitasi dilakukan melalui kolaborasi antara Pemkot Ternate dan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perumahan Rakyat. Kegiatan tersebut melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Perumahan yang dibentuk Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).

“Rumah warga yang mengalami kerusakan pascagempa akan segera direhabilitasi,” ujar Tasman, Selasa 28 April 2026.

Ia menjelaskan, penanganan difokuskan pada masa transisi agar warga terdampak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas normal. Selain rumah warga, bangunan rumah ibadah yang terdampak juga menjadi prioritas perbaikan.

Tasman menambahkan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara sebelumnya telah mengupayakan percepatan perbaikan terhadap bangunan yang rusak, termasuk fasilitas keagamaan.

DPRD, kata dia, akan terus melakukan pengawasan terhadap proses rehabilitasi agar berjalan sesuai rencana. Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan bencana tersebut.

“Kami sudah berdiskusi dengan pihak Balai Perumahan, dan mereka menyampaikan pada 30 April akan turun langsung ke Batang Dua,” katanya.***