CARITA KOTA – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ternate tengah melakukan pendampingan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) bagi masyarakat yang memiliki usaha mandiri. Program tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan berlangsung sejak 18 hingga 24 Mei 2026.

Fungsional Pengantar Kerja Ahli Muda Disnaker Kota Ternate, Hadida Samanery mengatakan, program TKM 2026 mencakup tenaga kerja mandiri pemula dan tenaga kerja mandiri lanjutan.

Menurutnya, tenaga kerja mandiri pemula merupakan peserta yang belum pernah menerima bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan, sedangkan tenaga kerja mandiri lanjutan diperuntukkan bagi peserta yang sebelumnya telah menerima bantuan tahap pemula.

“Jadi bagi mereka yang telah menerima bantuan tenaga kerja mandiri pemula, itu bertahap masuk dalam tenaga kerja mandiri lanjutan,” kata Hadida pada Rabu 20 Mei 2026. 

Ia menjelaskan, bantuan bagi tenaga kerja mandiri pemula sebesar Rp5 juta per orang, sedangkan tenaga kerja mandiri lanjutan sebesar Rp15 juta per orang.

Hadida menyebutkan, sejak program tersebut dijalankan di Kota Ternate, jumlah penerima bantuan terus bertambah setiap tahun. Pada 2023 terdapat tiga peserta tenaga kerja mandiri pemula, kemudian tahun 2024 sebanyak 83 orang.

Sementara pada 2025 tercatat dua peserta tenaga kerja mandiri pemula dan lima peserta tenaga kerja mandiri lanjutan.

“Untuk tahun 2026 sebanyak 50 orang untuk tenaga kerja lanjutan sementara dalam tahap proses pendaftaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat yang memiliki usaha dan dapat dibuktikan melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun surat keterangan usaha.

“TKM ini siapa pun boleh mendaftar, yang penting punya usaha dan bisa dibuktikan dengan NIB atau surat keterangan berusaha,” pungkasnya.***

at keputusan (SK) sebelum diarahkan pada proses pencairan anggaran melalui bank yang telah ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan.

Hadida juga mengimbau masyarakat yang memiliki usaha agar segera mendaftar karena proses pendaftaran masih dibuka.

“Bagi masyarakat yang punya usaha, masih ada waktu untuk mendaftar di Siapkerja,” pungkasnya.***