CARITA KOTA – Dalam rangka mendukung program kehutanan, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Koperasi UKM Kota Ternate melibatkan komunitas usaha perempuan perhutanan sosial dan 10 UMKM pada pameran kehutanan yang digelar di Pulo Tareba, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Senin, 27 Oktober 2026.

Melalui kegiatan ini diharapkan komunitas usaha perempuan perhutanan sosial dan UMKM mendapat perhatian pemerintah sebagai bentuk dukungan implementasi dalam rangka melestarikan hutan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate, Chairul S. Arief. Menurutnya, keterlibatan komunitas dan UMKM pada pameran ini dengan membawa produk yang berasal dari hasil olahan hutan.

“Produk yang ada ini yang dibawa adalah produk yang bersifat kehutanan, turunan olahannya berupa pala, yang terdiri dari sirup pala, manisan pala, macam-macam cengkih juga ada,” kata Chairul kepada caritakota.com, Senin, 26 Oktober 2026.

Ia menyebutkan, cengkeh termasuk salah satu bagian dari produk hutan dan hasil olahannya berupa produk minyak cengkeh dan teh celup cengkeh.

“Cengkeh itu bagian dari produk hutan. Kalau disini itu minyak cengkeh dan teh celup cengkeh juga ada,” jelas Chairul.

Meski demikian, kata dia, yang turut terlibat dalam pameran tersebut bukan hanya dari UMKM Kota Ternate, melainkan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara.

“Kita siapkan satu stan yang diisi oleh 10 UMKM,” ujarnya.

Sementara, kegiatan bertajuk “Merajut Kejayaan Rempah Indonesia Melalui Perhutanan Sosial Inklusif” itu dihadiri Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, Dirjen Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetyani, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, sejumlah Forkopimda Provinsi dan Kota, dan masyarakat Kota Ternate.***