CARITA KOTA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Lelei, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), berlangsung semarak dengan kegiatan pawai obor yang digagas Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 18 Halsel, Senin malam, 24 Agustus 2026.

Pawai obor tersebut melibatkan siswa-siswi dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Peserta memulai perjalanan dari halaman SMA Negeri 18 Halsel, kemudian mengelilingi Pulau Lelei sambil membawa pancona atau obor dan melantunkan salawat Nabi.

Ketua Pembina OSIS SMA Negeri 18 Halsel, M. Ikbal K. Sangaji, mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif para siswa sebagai bagian dari agenda OSIS dalam memperingati hari-hari besar Islam.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga sarana bagi generasi muda untuk mengenang perjuangan Nabi dan Rasul dalam menyebarkan ajaran Islam.

“Ini agenda OSIS, dalam rangka peringatan hari besar Islam. Maulid Nabi menjadi agenda untuk mendekatkan diri kita kepada Tuhan, termasuk perjuangan para Nabi dan Rasul dalam menyebarkan Islam,” kata Ikbal.

Ia menjelaskan, kegiatan keagamaan sebenarnya telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Desa Lelei sejak dahulu. Selain Maulid Nabi, kegiatan serupa juga pernah rutin dilaksanakan pada malam takbiran Idul Fitri maupun Idul Adha.

“Sejak dulu, kegiatan semacam ini sudah dilakukan. Misalnya, malam takbiran baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Itu kegiatan keagamaan yang dulu rutin dilakukan,” jelasnya.

Ikbal berharap, kegiatan perdana yang diinisiasi OSIS SMA Negeri 18 Halsel dalam rangka memperingati Maulid Nabi tersebut dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi keagamaan yang mulai jarang dilakukan.

“Kita berharap ini menjadi langkah awal dan semangat baru untuk terus menjaga serta merawat tradisi keagamaan, terutama untuk generasi-generasi baru kita,” pungkasnya.

Kegiatan pawai obor tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para pelajar untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, serta menjaga tradisi masyarakat agar tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.***