CARITA KOTA – Pemerintah Kota Ternate bakal mempresentasikan progres geopark Kota Ternate ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam waktu dekat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Thamrin, per hari ini segala tahapan sudah dilakukan, mulai dari persyaratan administrasi, persetujuan kementerian, termasuk SK Gubernur dan Wali Kota.

“Per hari ini khususnya Geopark Ternate. Kami sudah mendapatkan sinyal itu, termasuk surat dari Gubernur dan SK Wali Kota sebagai Badan Pengelola yang melekat di Bapeda. Saya ditunjuk sebagai Ketua Badan Pengelola Geopark Ternate,” kata Thamrin kepada Carita Kota.

Ia menambahkan, adapun tahapan saat ini sedang berjalan adalah melakukan sosialisasi di tingkat kelurahan yang terdapat titik-titik geosite.

“Selanjutnya, kami sudah mengumpulkan semua Lurah yang ada lokasi geosite itu berada. Jadi ada 19 site, tapi dia berada di 14 kelurahan, karena ada satu kelurahan yang ada dua site,” ujarnya.

Thamrin mengatakan, dengan mengundang pada Lurah diharapkan dapat memberikan informasi terkait geosite yang rencanakan diusulkan menjadi geopark nasional, termasuk juga untuk menjaganya.

“Geosite-geosite ini kami berharap mengundang para Lurah untuk menjaga geosite ini, sehingga mereka juga tahu bahwa Pemkot rencana akan mengusulkan geopark nasional,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta dukungan semua stakeholder, salah satunya juga kampus yang disebutkan masuk dalam tim pengusulan geopark.

Thamrin juga menyebutkan, dalam waktu dekat diundang Kementerian Bappenas untuk melakukan rapat akhir lintas sektor, di antaranya bersama Kementerian Pendidikan, Pariwisata, Lingkungan Hidup, dan Kementerian teknis lainnya.

“Dalam waktu dekat kami akan diundang Kementerian Bapenas untuk melakukan rapat akhir lintas sektor. Jadi ada Kementerian Pendidikan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian teknis lainnya,” ungkapnya.

Sementara, kata dia, tujuan adanya pengusulan geopark ini adalah untuk menambah daya dukung terhadap ekonomi kerakyatan. “Karena kalau geopark itu sudah ada, tentunya dengan sendirinya perkembangan pariwisata akan semakin maju,” Thamrin.

“Di sisi lain, ini juga bagian penting untuk mendorong pendapatan asli daerah. Bagaimana mengangkat ekonomi masyarakat di sekitar,” jelasnya.

Termasuk, disebutkannya, yang menjadi istimewa dari geopark ini adalah Kota Ternate bisa memiliki kawasan taman cagar alam. “Kemarin tim dari kementerian sudah datang dan sudah memverifikasi, dan alhamdulillah hasilnya cukup baik. Tinggal tunggu waktu saja,” ujarnya.

“Insya Allah minggu depan ini kami diundang untuk mempresentasikan dokumen akhir dari proses ini. Dokumen fisik atau induknya sudah ada, tinggal presentasi saya sebagai Ketua Badan Pengelola ke Bappenas tentang apa sih kelemahan yang ada. Kemudian Pak Wali atau Sekda akan mempresentasikan potensi-potensinya,” pungkas Thamrin.***