Proyek Jembatan Ake Busale Pemprov Malut Masuk Tahap Bekisting Abutment, Reza: Progres Sudah 41 Persen
CARITA KOTA – Progres pembangunan Jembatan Ake Busale pada ruas Saketa–Dehepodo, tepatnya di Desa Cango, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan yang menjadi salah satu proyek infrastruktur Pemerintah Provinsi Maluku Utara tahun anggaran 2026, baru mencapai 41 persen.
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp3.311.917.000 tersebut dikerjakan oleh CV Wosso Mobon. Direktur CV Wosso Mobon, Reza Buang, mengatakan pekerjaan saat ini masih berlangsung dan telah memasuki tahap bekisting abutmen.
“Progres pekerjaan saat ini sudah mencapai 41 persen dan kami masih memiliki waktu pelaksanaan hingga 31 Oktober 2026. Kami tetap berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Reza.
Ia menjelaskan, pembayaran proyek juga telah dilakukan melalui termin pertama dan termin kedua sesuai capaian progres pekerjaan di lapangan.
Menurut Reza, tahapan pekerjaan diawali dengan persiapan, meliputi MC-0, pembangunan direksi keet, mobilisasi alat dan material, pembersihan lokasi, serta pembuatan jalan alternatif. Selanjutnya, pekerjaan dilanjutkan dengan pembuatan sumuran, pengujian laboratorium, pengecoran sumuran, perakitan tulangan abutment, hingga saat ini memasuki tahap pemasangan bekisting abutment.
Dengan sisa waktu pelaksanaan sekitar beberapa bulan ke depan, Reza menegaskan seluruh pekerjaan akan terus dipercepat agar dapat diselesaikan sesuai jadwal dan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.
“Kami masih sampai pada tanggal 31 oktober 2026. Artinya di sini kami masih punya waktu beberapa bulan lagi. Dan kami masih tetap berkomitmen pekerjaan ini tetap berjalan,” pungkasnya.***





Tinggalkan Balasan