CARITA KOTA – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menegaskan akan bersinergi memberdayakan ekonomi masyarakat yang tinggal di wilayah kehutanan sosial melalui subsidi branding Ternate Kota Rempah sebagai identitas.

Menurut Tauhid, melihat karena rempah menjadi komoditas yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi, salah satu langkah yang bakal diambil ialah dengan berkolaborasi, baik Pemerintah Provinsi maupun dengan Pemerintah Pusat.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi bertajuk “Merajut Kejayaan Rempah Indonesia Melalui Perhutanan Sosial Inklusif” antara Wakil Menteri Kehutanan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, Forkopimda Provinsi dan Kota, serta masyarakat di Kelurahan Takome pada Senin, 25 Oktober 2026.

“(Ternate) kita tahu persis bahwa subsidi brandingnya adalah Kota Rempah. Oleh karena itu, tentu kami juga ingin berkolaborasi sebagaimana disampaikan tadi oleh Gubernur Maluku Utara,” ujarnya.

“Karena kita melihat bahwa ini menjadi potensi yang sangat signifikan, dalam upaya untuk pemberdayaan ekonomi bagi warga kita yang kebetulan berada atau tinggal di lingkungan kehutanan yang ada di Kota Ternate,” tambah Tauhid.

Tauhid juga menyikapi untuk bersinergi bersama Pemerintah Provinsi dan Pusat dalam rangka mendapatkan pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bagian penting dalam branding merek atau kemasan pada produk.

“Kami siap untuk bersinergi, utamanya untuk pengakuan terkait dengan Hak Kekayaan Intelektual. Kita siap untuk membantu itu. Karena ini juga menjadi penting bagi pengakuan merek dan lain sebagainya,” terangnya.

Tauhid menyebutkan, Kota Ternate sendiri sudah memiliki empat kemasan produk yang saat ini berada di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan. Karena itu, Pemkot juga akan terus mendorong hasil olahan masyarakat yang sudah menjadi produk maupun yang masih baru.

“Saya pikir harus melihat ini dalam posisi bahwa mau tidak mau tangan pemerintah harus masuk untuk memberikan perhatian, pembinaan, dan lain sebagainya,” terangnya.

Dengan demikian, menurutnya, momentum ini penting bagi kita untuk bekerja sama, baik untuk kepentingan Pemerintah Pusat maupun Daerah.***