Atlet Panjat Tebing Ternate Sabet Dua Emas di Halut
CARITA KOTA – Kontingen Kota Ternate berhasil memimpin perolehan medali cabang olahraga panjat tebing pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Utara, Rabu 10 Juni 2026 dengan meraih dua medali emas pada kategori under 17 putra dan putri.
Dua medali emas tersebut dipersembahkan oleh Syaikhah Raihana Marsaoly di nomor under 17 putri dan Hijran A. Y. Fataruba di nomor under 17 putra.
Ketua Pelaksana Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku Utara, Ramadani Ali, mengatakan hingga hari kedua pertandingan, Kota Ternate mengoleksi dua medali emas. Sementara Halmahera Utara meraih satu emas dan tiga perak, Halmahera Tengah satu emas, satu perak, dan dua perunggu, sedangkan Halmahera Timur mengamankan dua medali perunggu.
Pada kategori under 17 putri, medali perak diraih Manohara Matekeng dari Halmahera Utara dan medali perunggu diraih Gendis Ambarwati Akhdiat dari Halmahera Timur.
Sementara pada kategori under 17 putra, medali perak diraih Zulkifli Hamisi dari Halmahera Utara dan medali perunggu direbut Hijra Hudri dari Halmahera Tengah.
Untuk kategori under 19 putri, Nurazizah dari Halmahera Utara meraih medali emas, Nurmala Jufri dari Halmahera Tengah memperoleh medali perak, dan Nur Fatihah Arman dari Halmahera Timur meraih medali perunggu.
Adapun pada kategori under 19 putra, M. Halki Halid dari Halmahera Tengah berhasil meraih medali emas, disusul M. Nezzad Ammarie dari Halmahera Utara yang meraih perak, serta Iswady Timin dari Halmahera Tengah yang memperoleh perunggu.
Cabor panjat tebing Porprov V Maluku Utara berlangsung di halaman Kantor Bupati Halmahera Utara sejak 9 hingga 12 Juni 2026 dan diikuti lima kabupaten/kota, yakni Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Kota Ternate, dan Kota Tidore Kepulauan.
Ramadani menyebutkan total peserta yang mengikuti pertandingan panjat tebing sebanyak 40 atlet. Atlet yang berhasil lolos pada kategori under 17 dan under 19 putra-putri akan mendapatkan golden ticket untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Kelompok Umur di Jakarta pada 17 Juni 2026.
Ia menambahkan, seluruh juri dan pembuat jalur yang bertugas dalam pertandingan tersebut telah mengantongi lisensi nasional dan dibantu 10 juri provinsi serta tiga pembuat jalur yang telah mengikuti pelatihan resmi.
Menurutnya, panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga potensial di Maluku Utara sehingga membutuhkan dukungan pemerintah, terutama dalam pembinaan atlet usia dini dan penyediaan sarana latihan yang memadai.***






Tinggalkan Balasan